Minggu, 22 Agustus 2010

Bosan denganNya

Cinta pada pandangan pertama, sebagian orang mempercayai bahwa kalimat ini memang bener adanya. ketika cinta itu menyapa kita di saat kita pertama kali bertemu. mengapa ini bisa terjadi? mungkin karena ketertarikan satu sama lain, atau hanya kebetulan semata. ketika di pagi upacara itu. ku melihat seorang lelaki yang menurutku cukup menyebalkan, karena penampilan dan tingkah lakunya. mungkin ini pandangan pertama ku, tapi ku tak merasakan cinta. seorang lelaki bertubuh tinggi dan kurus dengan gaya yang sok keren, itu lah dia. tak ku sangka aku harus bersama dia selama 1 tahun. pandangan kedua, ketiga, dan seterusnya, begitu biasa saja di pandanganku, tapi entah mengapa mungkin karena pandangan ke sekian kalinya aku baru dapat merasakan cinta. mungkin cinta atau hanya sekedar pengisi hati... baiklah aku mengakui, aku memang suka padanya, tapi apakah dia juga? untuk kesekian kalinya aku jatuh di jurang cinta yang tak tahu berhenti dimana dan sampai kapan. ku coba pertahankan perasaan ini mencoba menahannya sampai ia tahu, tapi ia tak tahu. akhirnya kuputuskan untuk bercerita dengan sahabat-sahabatku, awalnya mereka menolak, karena satu dan lain hal. ku coba dengarkan apa argumen mereka, ternyata memang seperti apa yang ku pikirkan. akhirnya kucoba perlahan tuk melupakannya, dan ku tak tahu sampai kapan. hingga seseorang datang, dan dia adalah sesosok yang berbeda, sangat kalem, rajin, pintar dan baik. awalnya ku mengagumi dia, tapi lama kelamaan perasaan ini berubah. ku semakin jatuh ke jurang itu, hingga aku terpeleset dan jatuh terluka. ternyata dia telah memiliki pujaan hati, aku sedih sekali dan mencoba berbagi kepada sahabatku, dan mereka lah yang membuat ku kembali ceria, kembali senang dan merasa tak ada sesuatu yang terjadi. sampai pada suatu saat teman sebangkuku berbicara padaku, "Hun, kayaknya dia suka sama lo deh" kemudian ku menjawab "dia? siapa?" Ruy, teman sebangkuku menjawab dan sedikit bercerita "ya dia lah Perk, gue perhatiin dia suka ngeliatin lo deh, terus kalo butuh apa-apa suka minta bantuan lo" aku terdiam mendengar cerita Ruy, dan bertanya-tanya pada diriku sendiri, apakan perkataan itu benar? atau hanya sekedar menghibur ku. tapi ku anggap saja itu sebuah awalan yang baik, dan aku pun cukup senang mendengarnya.

Tidak ada komentar: